Cara Jual Beli Saham dengan Mudah

Cara Jual Beli Saham – Saat ini untuk memulai berbisnis sudah banyak cara salah satunya dengan investasi saham. Hal ini sudah menjadi gaya hidup para generasi millenial karena menurut mereka dengan berinvestasi saham akan mendapatkan keuntungan yang besar. Saham dapat diartikan sebagai tanda penyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha) pada beberapa perusahaan. Saat kita berinvestasi saham ke salah satu perusahaan artinya kita memiliki hak karena aset terdapat pada perusahaan tersebut.

Source : Canva

Investasi saham ini sudah menjadi instrumen saham yang bisa memberikan keuntungan yang menggiurkan bagi para investor. Maka dari itu, bermain saham bukan hal yang sepele karena akan mendatangkan risiko yang tinggi. Keuntungan memiliki saham ini akan mendapatkan dividen yang diberikan dari perusahaan kepada pemegang saham. Anda akan mendapatkan capital gain yaitu keuntungan ketika investor menjual saham dengan harga yang lebih tinggi dari harganya. Saham berasal dari aset yang liquid, jadi akan mudah diperjualbelikan. 

Risiko saat Anda memiliki saham itu tidak akan mendapatkan dividen bila perusahaan tersebut mengalami penurunan kinerja atau merugi maka perusahaan tidak dapat membagikan dividen. Lalu jika Anda mengalami capital loss yaitu menjual saham lebih rendah dari harga yang dibeli. Risiko likuidasi ini akan terjadi bila para pemegang saham memiliki hak klaim terakhir terhadap aktiva perusahaan setelah seluruh kewajiban Emiten dibayarkan.

Cara Jual Beli Saham 

Jika Anda penasaran bagaimana cara jual beli saham harus memperhatikan segala sesuatunya. Pertama, Anda harus membeli saham di Pasar Perdana yakni pada saat saham ditawarkan pertama kalinya kepada investor. Lalu Anda bisa membeli di Pasar Sekunder yaitu membeli saham yang dimiliki oleh para Perusahaan Efek (Broker) yang menjadi anggota bursa (AB). 

Cara Membeli Saham 

  • Tentukan Perusahaan Sekuritas 

Untuk saat ini sudah banyak beberapa perusahaan sekuritas yang menyediakan untuk berinvestasi saham. Perhatikan saat memilih sekuritas pastikan itu merupakan anggota BEI dan memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Semua itu, akan menghindari Anda dari sebagai penipuan atau kejahatan lainnya.

  • Buka Rekening Dana Nasabah (RDN)

Rekening dana nasabah ini merupakan rekening yang harus dimiliki setiap investor untuk melakukan transaksi jual-beli pasar modal. Anda harus mempersiapkan segala dokumen penting seperti KTP dan NPWP bagi WNI atau Kitas dan paspor bagi WNA. Nilai setoran awal dari bank sekuritas umumnya Rp. 100.000 – Rp.3.000.000 saja.

  • Analisis Saham 

Saat Anda ingin membeli saham harus memahami analisa teknikal. Tujuannya untuk memprediksi arah dari pergerakan harga di masa depan dengan mempelajari data harga pada periode sebelumnya yang ditampilkan dalam chart. Tidak lupa, Anda harus menganalisa fundamental yang bertujuan untuk mengetahui kondisi ekonomi, neraca, laporan laba rugi dan masih banyak lagi. Analisa fundamental memilih prinsip semakin besar dampak suatu informasi, maka efeknya akan berantai pada forex maupun indeks saham.

  • Persiapkan Strategi 

Jika Anda sudah menganalisis saham, tidak lupa harus mempersiapkan strategi saat membeli saham. 

  • Buy if/on breakout : Strategi ini dilakukan disaat saham mencapai harga tertinggi atau sudah melewati nilai tertentu.
  • Buy on retracement : Strategi ini dilakukan saat harga saham sudah menyentuh harga terendah. Anda harus hati-hati karena bila membeli pada tahap ini itu akan melewati di titik terendah yang membuat harga saham naik kembali.
  • Buy on weakness : Strategi ini dilakukan saat harga saham mencapai titik harga tertentu. Di tahap ini disaat Anda akan membelinya hal tersebut masih aman untuk dibeli.

 

  • Pilih Saham yang Akan Dibeli 

Tidak lupa Anda harus memilih saham apa saja yang akan dibeli. Anda bisa memantau jenis saham di beberapa aplikasi milik bank sekuritas. Hal ini juga menyesuaikan dengan kondisi keuangan Anda.

  • Memantau Pergerakan Pasar 

Hal yang harus diperhatikan selanjutnya, Anda harus mampu memantau pergerakan pasar saat melakukan cara jual beli saham. Anda bisa menggunakan media sosial atau situs berita mana saja yang mengupas seputar saham agar dapat mengetahui pergerakan saham Anda.

  Cara Menjual Saham 

Saat Anda ingin menjual saham ada yang harus diperhatikan yaitu dimana menjual saat harga saham saat ini lebih tinggi dibanding dengan harga waktu membeli. 

  • Cut Loss

Cut loss dikenal sebagai menjual saham di harga yang lebih rendah dari harga belinya. Hal ini dilakukan bukan untuk meminimalisir kerugian, justru untuk mencegah kerugian yang lebih besar karena harga saham biasanya akan terus turun. Anda harus menentukan waktu yang tepat saat ingin menjual saham. Bila Anda sudah mencapai batas kerugian ini saatnya melakukan cut loss. Lalu bila perusahaan sekuritas Anda mengalami krisis dan performanya menurun hal ini bisa langsung menjual saham yang dimiliki. 

Saat melakukan cut loss Anda bisa menentukan dari titik support-nya. Jika titik support yang telah ditentukan dan harga saham terus bergerak lebih rendah dibawah titik tersebut, Anda bisa langsung menjual saham tersebut.