Makna-Folosofis-Lomba-Panjat-Pinang-dan-Sejarahnya

Makna Folosofis Lomba Panjat Pinang dan Sejarahnya

Panjat pinang merupakan salah satu lomba yang kerap diadakan untuk memperingati kemerdekaan Republik Indonesia. Lomba tersebut pun hingga saat ini masih populer meskipun sebenarnya telah ada sejak masa penjajahan Belanda. Berikut makna filosofis lomba panjat pinang dan sejarahnya.

Sejarah Lomba Panjat Pinang

Panjat pinang merupakan salah satu permainan zaman penjajahan Belanda. Permainan tersebut sering diadakan oleh Belanda ketika ada acara-acara besar sebagai hiburan, seperti nikahan atau hajatan lainnya. Sedangkan orang-orang yang bermain dalam panjat pinang tersebut adalah pribumi.

Namun, saat ini, panjat pinang sering diadakan sebagai perlombaan dalam rangka memperingati kemerdekaan. Pohon pinang yang telah dikuliti dan dilumuri dengan oli tersebut ditancapkan ke tanah.

Bagian atasnya pun digantungkan berbagai macam hadiah, seperti makanan atau peralatan dapur. Bagi siapa yang bisa mencapai puncak, ia berhak mendapatkan semua hadiah tersebut. Lomba semacam ini tentu bisa menjadi hiburan khas dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia.

Filosofis Lomba Panjat Pinang

Lomba panjat pinang tidak hanya sebagai permainan semata. Di dalamnya tentu mengandung banyak makna filosofis sebagaimana yang akan dijelaskan berikut ini.

  • Kerja Keras Pantang Menyerah

Makna filosofis yang satu ini dapat dilihat ketika para peserta lomba memanjat pohon pinang agar mampu mencapai puncak dan mendapatkan banyak hadiah. Usaha yang dilakukan agar bisa mendapatkan hadiah tersebut tentu tidak mudah. Perlu kerja keras dan sikap pantang menyerah.

Seperti halnya dalam kehidupan. Barangsiapa yang ingin meraih kesuksesan dan mendapatkan apa yang diinginkan, dia harus mau bekerja keras. Tidak ada yang instan. Semuanya membutuhkan proses dan usaha.

  • Bergotong Royong

Lomba panjat pinang dilakukan bersama-sama dalam satu tim. Hal tersebut tentu memberikan gambaran secara jelas bahwa panjat pinang mengandung makna gotong royong. Jika salah satu anggota dalam tim tidak bisa bekerjasama dengan baik, hadiah tidak akan mungkin didapat.

Dalam hidup juga demikian, sifat saling gotong royong tersebut sangat dibutuhkan. Apalagi ketika sedang bekerja di sebuah perusahaan. Anda harus bisa bekerjasama dengan karyawan yang lain agar perusahaan bisa semakin maju dan berkembang.

  • Sabar ketika Melakukan Suatu Hal

Kerja keras Anda agar bisa mendapatkan apa yang diinginkan juga harus disertai dengan kesabaran. Hadiah yang terdapat di puncak pinang tidak mungkin bisa didapatkan jika Anda tidak sabaran.

Sabar akan membuat Anda berpikir jernih. Dengan demikian, Anda bisa menyusun strategi agar bisa sampai puncak meskipun terperosot berkali-kali karena pohon terasa licin.

  • Saling Memberikan Semangat

Motivator terbaik memang diri sendiri. Namun, tidak jarang pula banyak orang akan merasa lebih bersemangat ketika mendapat suntikan semangat dari orang lain. Pada lomba tersebut, setiap anggota tim satu sama lain harus saling memberikan semangat agar hadiah bisa didapatkan.

Jika satu anggota saja tidak semangat, hadiah mustahil untuk didapat. Begitu pula dalam  kehidupan, memberikan semangat kepada orang lain adalah hal yang sangat dimuliakan.

  • Memperkuat Rasa Percaya pada Orang Lain

Lomba panjat pinang juga mengandung makna memperkuat rasa percaya pada orang lain. Lumuran oli yang ada pada pohon pinang tentu akan membuat Anda susah memanjatnya. Butuh sikap saling percaya bahwa setiap anggota tim bisa memanjat pohon meskipun terasa licin.

Dalam kehidupan pun demikian, Anda perlu memberikan kepercayaan kepada orang lain. Terlebih kepercayaan kepada seorang sahabat. Hal tersebut bukan berarti Anda tidak selektif. Namun rasa saling percaya akan membuat hubungan yang terjalin berjalan dengan baik.