jenis rem mobil

Daftar Jenis Rem Kendaraan dan Karakteristiknya

Rem adalah salah satu komponen utama yang terdapat pada kendaraan. Komponen yang satu ini sangat penting dan harus dirawat dengan baik. Hal lain yang harus Anda ketahui juga terkaitnya  adalah jenis-jenis rem kendaraan, yang cukup variatif. Untuk informasi selengkapnya, simak uraian di bawah ini.

Mengenal Pengertian Sistem Pengereman

Sistem pengereman adalah suatu proses yang melakukan penyerapan banyak energi gerak yang ditransfer melalui roda. Tujuan dari system pengereman ini adalah agar kecepatan kendaraan bisa berkurang dengan dibantu oleh gesekan atau friksi.

Dengan adanya system pengereman ini, maka Anda akan lebih mudah untuk menghentikan kendaraan di tempat yang tepat. Sistem pengereman ini bisa diatur agar kendaraan berhenti di lokasi yang aman. Untuk urgensinya, sistem pengereman ini tentu penting karena melibatkan banyak komponen kendaraan.

Contoh komponen yang turut serta dalam system pengereman kendaraan adalah cakram motor, tromol, minyak mesin, kampas rem, dan tuas kemudi yang letaknya berada di sebelah pengemudi. Jadi, ketika Anda mengerem, maka semua komponen di atas akan saling bekerja sama.

Fungsi Sistem Pengereman

Fungsi dari system pengereman sendiri ada 4. Pertama adalah untuk menjaga keamanan dan keselamatan pengemudi kendaraan ketika hendak memberhentikan kendaraannya di suatu tempat. Kedua, tentu saja adalah menghentikan kecepatan kendaraan.

Fungsi ketiga adalah untuk mengurangi kecepatan kendaraan ketika Anda menekan komponen rem. Fungsi keempat adalah untuk membantu Anda ketika ingin berhenti di tempat yang jalanannya tidak rata atau banyak batunya. Tentu di tempat yang tidak rata akan sulit untuk melakukan pengereman.

Mengenal Jenis Rem Pada Kendaraan

Ada banyak jenis rem kendaraan yang harus Anda ketahui agar bisa merawat komponen tersebut dengan baik. Setidaknya, ada lima jenis rem pada kendaraan dengan karakteristiknya yang beragam, yaitu rem tangan, rem hidrolik, rem angin, rem tromol atau mekanik dan rem cakram.

  • Rem Tangan

Jenis rem yang pertama pada kendaraan adalah rem tangan. Rem tangan sendiri memiliki nama lain hand break atau rem parkir dimana fungsinya untuk mengurangi laju kendaraan agar bisa berada di posisi diam. Rem inilah yang membuat kendaraan Anda tidak bergerak saat ada di tempat parkir.

Biasanya rem parkir ini dibutuhkan pada kendaraan yang bekerja secara manual. Rem ini akan membantu melewati jalanan tanjakan agar tetap melaju dengan lambat. Biasanya kendaraan ini akan ada dalam posisi stop and go.

Adapun system operasi pada rem yang satu ini adalah mekanis. Jadi, ketika tuas kendaraan Anda tarik maka akan muncul kabel dari rem bagian belakang.

  • Rem Hidrolik

Jenis rem berikutnya adalah rem hidrolik dimana cara kerjanya hampir sama dengan rem cakram. Rem ini biasanya digunakan pada kendaraan yang menggunakan hidrolik untuk mengoperasikannya. Adapun cara kerjanya sama seperti hukum pascal.

Caranya adalah dengan meneruskan cairan yang ada pada dinding ke ruangan tertutup. Setelah itu, kendaraan akan bisa digunakan karena energi disalurkan ke seluruh komponen pengereman.

  • Rem Mekanik atau Tromol

Jenis rem kendaraan yang berikutnya adalah rem mekanik. Rem yang satu ini sudah sering digunakan dan terdengar familiar. Cara rem ini bekerja adalah dengan mendorong bagian kampas ketika Anda menginjak pedal.

  • Rem Cakram

Rem yang berikutnya adalah rem cakram, dimana ciri khas utamanya adalah adanya piringan cakram. Piringan cakram tersebut menempel pada bagian roda. Cara kerjanya adalah ketika tuas digerakkan maka terjadi dorongan pada piston dan muncul gesekan sehingga laju kendaraan berhenti.

  • Rem Angin

Jenis rem terakhir adalah rem angin yang cara kerjanya seperti angin yang masuk ke bagian kompresor. Kemudian, angina ini masuk ke reservoir dan diteruskan ke brake chamber. Rem ini pada umumya digunakan pada kendaraan bus dan truk.