Tips Investasi Reksadana Agar Berhasil

Ini Tips Investasi Reksadana Agar Berhasil

Investasi reksadana kini banyak dilirik oleh masyarakat karena dinilai lebih menantang dan mendatangkan banyak keuntungan. Akan tetapi, investasi ini memiliki resiko tinggi dan tingkat keberhasilan yang tidak menentu. Oleh karena itu, sebelum melakukan investasi, sebaiknya Anda memperhatikan tips berikut ini.

Tentukan Tujuan

Agar investasi Anda di reksadana menumbuhkan hasil yang baik, maka sebaiknya Anda menentukan tujuan berinvestasi terlebih dahulu. Tujuan investasi ini diperlukan agar Anda lebih fokus melakukannya karena memiliki alasan dan target yang jelas.

Pada penentuan tujuan ini, terlebih dahulu Anda harus memahami alasan Anda berinvestasi dan kebutuhan yang ingin dipenuhi dengan berinvestasi. Kemudian, hitung atau perkirakan target jumlah yang ingin dicapai sesuai dengan alasan dan kebutuhan Anda.

Anda juga harus menentukan tenggat waktu kebutuhan Anda tersebut, baik dalam waktu dekat yang mendesak maupun jangka panjang. Jika investasi Anda sudah mencapai target, maka Anda dapat mencairkan sebagian investasi.

Kenali Profil Resiko

Setiap investasi pasti memiliki profil resiko yang harus ditanggung oleh investor. Oleh karena itu, Anda harus mengenali profil resiko yang kemungkinan akan Anda tanggung ketika melakukan investari reksadana. Pastikan bahwa Anda siap menerima resiko yang akan datang.

Jangan sampai Anda menyesal telah melakukan investasi karena tidak sanggup menanggung resikonya. Misalnya, jika Anda merasa tertekan dan selalu khawatir nilai investasi Anda turun, maka sebaiknya Anda memindahkan investasi Anda ke aset yang memiliki resiko cenderung lebih kecil.

Jika memang ingin berinvestasi di reksadana, maka biasakan diri Anda pada investasi dengan resiko-resiko kecil terlebih dahulu. Setelah itu baru ajukan investasi pada produk yang Anda inginkan dengan resiko yang sanggup Anda terima.

Lakukan Riset

Budayakan membaca dan melakukan riset sebelum memantapkan diri untuk melakukan investasi. Berinvestasi berarti mempercayakan dana yang Anda miliki untuk dikelola oleh manajer investasi. Oleh karena itu, Anda harus mengetahui portofolio dari manajer investasi tersebut.

Jika ingin berinvestasi di reksadana, Anda dapat membaca prospectus dan fun fact sheet atau laporan bulanan reksadana untuk lebih memahami seluk beluk reksadana. Anda juga harus meriset rekam jejak manajer investasi beserta caranya mengelola dana.

Kinerja manajer investasi yang diketahui dari riset tersebut merupakan gambaran kinerja mereka dalam mengelola dana selanjutnya. Pastikan bahwa manajer investasi yang Anda pilih kredibel dan dapat dipercaya untuk mengelola dana yang Anda investasikan.

Tentukan Reksadana yang Sesuai

Jika Anda telah melakukan beberapa tips di atas, maka kini Anda siap untuk menentukan reksadana sesuai keinginan. Bagi pemula, investasi yang disarankan adalah yang memiliki resiko rendah, misalnya reksadana pasar uang.

Anda dapat berinvestasi dalam rentang waktu kurang dari satu tahun. Jadikan pengalaman investasi beresiko rendah ini sebagai pelajaran sehingga Anda dapat semakin meningkatkan skill berinvestasi. Jika sudah mulai mengenal dunia investasi, maka Anda dapat melakukan investasi dengan peningkatan resiko.

Sedangkan bagi Anda yang sudah mahir dan sudah berani mengambil resiko tinggi, Anda dapat melakukan investasi pada reksadana saham atau indeks saham. Jenis reksadana dengan resiko tinggi ini sangat cocok untuk investasi dengan jangka waktu lebih dari lima tahun.

Rutin Investasi

Agar investasi reksadana membuahkan hasil yang memuaskan, maka Anda harus rutin melakukan investasi. Anda dapat menyisihkan sebagian penghasilan bulanan untuk diinvestasikan secara rutin. Tidak ada patokan besaran investasi yang harus Anda gelontorkan.

Anda cukup melakukan investasi secara rutin saja dengan besaran yang sesuai dengan kemampuan Anda. Misalnya, Anda bisa saja menyisihkan 10% penghasilan Anda per bulan untuk berinvestasi. Dengan demikian, uang investasi Anda akan terkumpul sedikit demi sedikit.